Logo Kejaksaan Kejaksaan Negeri
Jakarta Selatan

Terpidana Dr. Drs. BAHASYIM ASSIFIE, M.Si ajukan PK

Jumat, 29 Juni 2012 00:00:00 | Umum

Jakarta, 29/06/2012. Terpidana mantan Kepala Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak Jakarta VII Dr. Drs. BAHASYIM ASSIFIE mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas putusan 6 tahun penjara dan denda Rp. 500.000.000,-. Dr. Drs. BAHASYIM ASSIFIE  menjadi terpidana  dalam kasus korupsi dan pencucian uang selama bekerja di Ditjen Pajak. Sidang akan digelar pada hari Rabu tanggal 04 Juli 2012 di Pengadilan Negeri Jakarta selatan.

Terpidana memberikan alasan-alasan dari permohonan Peninjauan Kembali secara Yuridis salah menerapkan hukum Judex Juris dan judex Facti dalam pemeriksaan, mengadili dan memutuskan perkara pidananya disebabkan salah penerapan ketentuan pasal 197 ayat (1) butir d,f,h KUHAP/ UU nomor 8 tahun 1981 tentang persyaratan sahnya suatu putusan yang dapat mengakibatkan putusan Judex juris dan Judex Facti tersebut sesuai ketentuan pasal 197 ayat (2) konsukuensi Yuridis putusan-putusan A’quo batal demi hukum, dan dalam alasan kedua adalah tentang novum/ kedaan baru atas dasar dan alasan pasal 263 ayat (2) huruf a KUHAP (UU nomor 8 tahun 1981) yaitu atas dasar apabila terdapat keadaan baru yang menimbulkan dugaan kuat, bahwa jika keadaan itu sudah diketahui pada waktunya sidang masih berlangsung, hasilnya akan berupa putusan bebas atau putusan lepas dari segala tuntutan hukum atau tuntutan Penuntut Umum tidak dapat diterima atau tehadap perkara itu diterapkan ketentuan pidana yang lebih ringan.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, MASYHUDI saat ditemui diruang kerjannya menyampaikan membenarkan bahwa terpidana Dr. Drs. BAHASYIM ASSIFIE mengajukan Peninjauan Kembali (PK) dan mempersilahkan langkah upaya hukum tersebut ditempuh sesuai dengan ketentuan Undang-Undang untuk menghadiri sidang Peninjauan Kembali (PK) tersebut, kejari Jaksel telah menunjuk Jaksa.

 

Tim Web Kejari-Jaksel

 

News Ticker

  • Sehubungan diterimanya Berkas Perkara Tilang dari Polda, Polres dan Dishub sebanyak kurang lebih 10.000 berkas, maka guna memberikan Pelayanan Prima kepada Masyarakat,
  • Loket Tilang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, pada hari Jum’at tanggal 14 Desember 2018, Buka mulai pukul 08.00 Wib s/d 23.00 Wib.
  • Kejari Jaksel melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jaksel dan dapat diambil pada hari Senin s/d Kamis jam (08.00 - 15.30 Wib)
  • Untuk Hari Jum'at, jam (08.00 - 15.30 Wib) Kejari Jaksel hanya melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor sesuai tanggal pada hari sidang yang ditentukan dalam surat bukti tilang
  • Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang
  • Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui web site Kejari Jaksel pada ruang Konsultasi
  • ISI SITUS BERSIFAT INFORMATIF BUKAN MERUPAKAN LEGAL OPINION DARI KEJAKSAAN R.I. APABILA TERDAPAT DATA ELEKTRONIK BASED YANG BERBEDA DENGAN DATA RESMI PAPER, MAKA YANG MENJADI ACUAN ADALAH DATA RESMI PAPER BASED.