Logo Kejaksaan Kejaksaan Negeri
Jakarta Selatan

Kesaksian SITI FADILAH SUPARI di Pengadilan Tipikor Jakarta

Jumat, 27 April 2012 00:00:00 | Umum

Jumat, 27 April 2012. Mantan Menteri Kesehatan RI, Dr. SITI FADILAH SUPARI, Sp. JP(k). memberikan kesaksian kepada 3 terdakwa yaitu : Dr. MULYA HASJMY, HASNAWATI, Skm. Menteri Kesehatan dan NAGUIB MUHAMMAD di Pengadilan Tipikor Jakarta. Dalam kesaksiannya ia membantah pernah memerintahkan terdakwa MULYA HASJMY  untuk melobi terdakwa dalam pengadaan alat kesehatan dan bufferstock pada APBN Kementerian Kesehatan pada tahun 2005

Dr. SITI FADILAH SUPARI, Sp. JP(k). membenarkan dirinya mengenal sosok Dr. MULYA HASJMY tersebut. Perkenalan tersebut terjadi pada akhir 2006 atau awal 2007. Dr. SITI FADILAH SUPARI, Sp. JP(k). membantah dirinya pernah menggelar pertemuan dengan empat orang yang diakui terdakwa Dr. MULYA  dan telah mendapat persetujuan Dr. SITI FADILAH SUPARI, Sp. JP(k). agar penunjukan langsung dilakukan terhadap PT Indofarma Tbk. Dalam kasus itu, Dr. MULYA mengaku dirinya sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) melakukan penunjukan langsung terhadap PT Indofarma Tbk. lantaran adanya persetujuan mantan Menkes. Dr. SITI FADILAH SUPARI, Sp. JP(k).

Dr. SITI FADILAH SUPARI, Sp. JP(k). juga membantah dirinya telah membubuhkan tanda tangan sebagai jaminan bagi terdakwa MULYA untuk melakukan prosedur penunjukan langsung. Menurutnya, surat tersebut palsu karena Sekretariat Jenderal menerima surat tersebut pada bulan Desember.

\"Itu surat palsu, saya punya bukti kalau surat itu terputus dari induknya (bundel surat yang ditandatangani waktu itu),\" ujar SITI FADILAH sambil menyodorkan bukti surat-surat lain.

Dalam persidangan yang memakan waktu sekitar dua jam itu, kedua pihak menghadirkan bukti berupa surat-surat di mana salah satunya berisi Rekomendasi Pelaksanaan Penunjukan langsung.

Dua lembar surat yang diajukan oleh pihak Dr. SITI FADILAH SUPARI, Sp. JP(k). telah secara lengkap, disampaikan antara lain tanda tangan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan dan tanda tangan Menkes. Sementara surat lainnya yang dibawa pihak terdakwa MULYA hanya dibubuhi tanda tangan Menkes saja.

Terkait PT Indofarma Tbk, SITI FADILAH  mengaku dirinya sama sekali tidak mengetahui secara teknis alasan penunjukan perusahaan milik pemerintah itu. Bahkan, Siti mengaku tidak mengetahui secara persis surat rekomendasi untuk proyek senilai Rp15,54 miliar tersebut.

\"Saya itu menteri. Urusannya dengan policy dan bukan dengan surat menyurat. Saya harus percaya Sekjen yang telah melakukan kajian,\" ujarnya.

MASYHUDI yang ditemui diruang kerjanya membenarkan berita itu dan sidang dalam perkara tersebut akan ditunda sampai dengan hari Kamis tanggal 03 Mei 2012

 

Tim Web Kejari-Jaksel

 

News Ticker

  • Kejari Jaksel melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jaksel dan dapat diambil pada hari Senin s/d Kamis jam (08.00 - 15.30 Wib)
  • Untuk Hari Jum'at, jam (08.00 - 15.30 Wib) Kejari Jaksel hanya melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor sesuai tanggal pada hari sidang yang ditentukan dalam surat bukti tilang
  • Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang
  • Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui web site Kejari Jaksel pada ruang Konsultasi
  • ISI SITUS BERSIFAT INFORMATIF BUKAN MERUPAKAN LEGAL OPINION DARI KEJAKSAAN R.I. APABILA TERDAPAT DATA ELEKTRONIK BASED YANG BERBEDA DENGAN DATA RESMI PAPER, MAKA YANG MENJADI ACUAN ADALAH DATA RESMI PAPER BASED.