Logo Kejaksaan Kejaksaan Negeri
Jakarta Selatan

ANTASARI AZHAR DIHUKUM 18 TAHUN PENJARA

Kamis, 11 Februari 2010 00:00:00 | Press Release

\"\"

Majelis Hakim Pengadilan PN Jaksel yang diketuai oleh Hakim Herri Swatoro, SH., MH. Telah menganggap Antasari Azhar telah terbukti bersalah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan dengan memberi atau menjanjikan sesuatu dengan menyalahgunakan kekuasaan atau martabat, dengan kekerasan, ancaman atau penyesatan atau dengan memberikan kesempatan, sarana atau keterangan sengaja menganjurkan orang lain supaya melakukan perbuatan dengan sengaja atau dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain yaitu korban NASRUDIN ZULKARNAIN yang dilakukan secara bersama-sama dengan terdakwa Drs. WILARDI WIZAR, SIGID HARYO WIBISONO dan terdakwa JERRY HERMAWAN LO.

Hakim Herri Swatoro, SH dalam Putusannya Nomor : 1532/Pen.Pid/2009/PN.Jkt.Sel tanggal 11 Pebruari 2010, telah menghukum Antasari Azhar dengan hukuman 18 tahun penjara.

Dalam sidang terpisah Sigid Haryo Wibisono telah dihukum 15 tahun penjara. Hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yakni hukuman mati.
Sigid didakwa telah memberikan uang sebesar Rp 500 juta kepada Kombes Wiliardi Wizar untuk mencari eksekutor menghabisi Nasrudin.
Dan terhadap terdakwa Williardi Wizar, Majelis Hakim yang dipimpin oleh ARTHA THERESIA, SH., MH telah menghukum Williardi wizar dengan hukuman 12 tahun penjara,

Begitu pula terhadap terdakwa JERRY HERMAWAN LO, Majelis Hakim telah menghukum 5 tahun penjara kepada terdakwa.

Dalam tunutannya, JPU sebelumnya telah menuntut Antasari Azhar, Sigid Haryo Wibisono dan Williardi Wizar telah dituntut hukuman mati dengan hukuman mati, sedangkan terhadap terdakwa JERRY HERMAWAN LO, JPU telah menuntut 15 Tahun penjara.

Kajari Jaksel, Setia Untung Arimuladi dalam keterangan di ruang kerjanya mengatakan bahwa JPU telah berhasil membuktikan kasus pembunuhan terhadap PT Rajawali Putra Banjaran Nasrudin Zulkarnaen namun hakim telah memutus lebih rendah dari yang dituntut oleh JPU. Lebih lanjut Kajari menjelaskan bahwa terhadap putusan tersebut, JPU masih akan mempelajari putusan lengkap Kasus Pembunuhan Nasruddin Zulkarnain dan dimuka persidangan para JPU menyatakan pikir-pikir sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.

 

 

Tim Web Kejari Jaksel

 

News Ticker

  • Kejari Jaksel melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jaksel dan dapat diambil pada hari Senin s/d Kamis jam (08.00 - 15.30 Wib)
  • Untuk Hari Jum'at, jam (08.00 - 15.30 Wib) Kejari Jaksel hanya melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor sesuai tanggal pada hari sidang yang ditentukan dalam surat bukti tilang
  • Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang
  • Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui web site Kejari Jaksel pada ruang Konsultasi
  • ISI SITUS BERSIFAT INFORMATIF BUKAN MERUPAKAN LEGAL OPINION DARI KEJAKSAAN R.I. APABILA TERDAPAT DATA ELEKTRONIK BASED YANG BERBEDA DENGAN DATA RESMI PAPER, MAKA YANG MENJADI ACUAN ADALAH DATA RESMI PAPER BASED.