Logo Kejaksaan Kejaksaan Negeri
Jakarta Selatan

SIDANG PEMBACAAN DUPLIK WILIARDI WIZAR

Kamis, 4 Februari 2010 00:00:00 | Press Release

\"\"

Terdakwa kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, Kombes Pol Wiliardi Wizar, menjawab tanggapan jaksa atas pledoi yang disampaikannya. Ini adalah kesempatan terakhir Wili untuk membela diri sebelum dijatuhi vonis pada 11 Februari mendatang.

Sidang dengan materi Jawaban atas tanggapan jaksa atau duplik  itu dimulai tepat pukul 09.30 WIB dan dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (4/2/2010).

Duplik  mantan Kapolres Jaksel itu digabung dengan tim pengacara, sehingga mencapai tebal 50 halaman. Duplik  tersebut diberi sampul berwarna ungu dan dibacakan secara bergantian oleh pengacara. Wili yang mengenakan kemeja putih tampak duduk sambil menyimak. \"Menuntut Keyakinan Hakim yang Paling Hakiki\" adalah judul duplik  tersebut.

Dalam Duplik nya Kuasa hukum Williardi Wizar menyatakan kliennya tidak tahu menahu soal uang Rp500 juta yang diberikan Sigid Haryo Wibisono untuk biaya operasional pembunuhan bos PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum dalam sidang pembacaan duplik  pekan lalu menyatakan bahwa Williardi menerima Rp500 juta sebagai uang operasional untuk membunuh Nasrudin Zulkarnaen.

“Kombes Pol Williardi Wizard mengaku tidak tahu menahu mengenai dana operasional Rp500 juta yang menurut JPU diberikan terdakwa kepada Eduardus Ndopo Mbete (eksekutor) untuk melaksanakan eksekusi terhadap korban Nasrudin,” kata kuasa hukum Williardi, Apolos Djara Bonga dalam sidang pembacaan duplik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Sedangkan Sidang dengan Terdakwa Sigid Haryo Wibisono telah dibacakan dupliknya pada Selasa lalu itu. Kini pengusaha itu tinggal menunggu penjatuhan vonis oleh hakim, yang rencananya akan dilakukan pada siding hari Kamis tanggal 11 Februari 2010.

 

Tim Web Kejari Jaksel

Berita Terkait

News Ticker

  • Kejari Jaksel melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jaksel dan dapat diambil pada hari Senin s/d Kamis jam (08.00 - 15.30 Wib)
  • Untuk Hari Jum'at, jam (08.00 - 15.30 Wib) Kejari Jaksel hanya melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor sesuai tanggal pada hari sidang yang ditentukan dalam surat bukti tilang
  • Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang
  • Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui web site Kejari Jaksel pada ruang Konsultasi
  • ISI SITUS BERSIFAT INFORMATIF BUKAN MERUPAKAN LEGAL OPINION DARI KEJAKSAAN R.I. APABILA TERDAPAT DATA ELEKTRONIK BASED YANG BERBEDA DENGAN DATA RESMI PAPER, MAKA YANG MENJADI ACUAN ADALAH DATA RESMI PAPER BASED.