Logo Kejaksaan Kejaksaan Negeri
Jakarta Selatan

Kajari Pimpin Apel Kerja di Kejari Jaksel

Senin, 22 Oktober 2018 15:17:00 | Press Release

Pada hari Senin tanggal 22 Oktober 2018,  Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan melaksanakan apel kerja yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan yang baru Bapak Dr. SUPARDI, SH, MH, dengan diikuti para Kasi dan Kasubbagbin serta seluruh Pegawai Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, apel kerja yang dilaksanakan setiap hari Senin ini, berlangsung khitmad dimulai  pukul  07.30 WIB.

Dalam amanatnya Bapak Dr. SUPARDI, SH, MH, pada pokoknya menyampaikan bahwa Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan akan menerapkan zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Zona integritas ini akan diberlakukan di sejumlah pelayanan publik di Kejari Jaksel. Penerapan zona integritas ini merupakan upaya peningkatan integritas serta Reformasi Birokrasi yang ada di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, dengan harapan program ini bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Setelah Kajari Jaksel, Bapak Dr. SUPARDI, SH, MH, selesai menyampaikan amanatnya, kemudian apel kerja di akhiri dengan pembacaan doa dan apel berakhir pukul 08.00 wib.

Foto Galeri

News Ticker

  • Kejari Jaksel melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jaksel dan dapat diambil pada hari Senin s/d Kamis jam (08.00 - 15.30 Wib)
  • Untuk Hari Jum'at, jam (08.00 - 15.30 Wib) Kejari Jaksel hanya melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor sesuai tanggal pada hari sidang yang ditentukan dalam surat bukti tilang
  • Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang
  • Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui web site Kejari Jaksel pada ruang Konsultasi
  • ISI SITUS BERSIFAT INFORMATIF BUKAN MERUPAKAN LEGAL OPINION DARI KEJAKSAAN R.I. APABILA TERDAPAT DATA ELEKTRONIK BASED YANG BERBEDA DENGAN DATA RESMI PAPER, MAKA YANG MENJADI ACUAN ADALAH DATA RESMI PAPER BASED.