Logo Kejaksaan Kejaksaan Negeri
Jakarta Selatan

Kajari Jaksel hadiri Dzikir Akbar di Kejaksaan Agung RI

Jumat, 20 Juli 2018 15:17:00 | Press Release

Pada hari Jum’at tanggal 20 Juli 2018, sekira pukul 08.00 wib bertempat di lapangan Kejaksaan Agung RI, Seluruh keluarga besar Kejaksaan di seluruh Indonesia  melaksanakan Zikir Akbar dengan tema “Membangun Sinergi, Menjaga Negeri”  dalam rangka Hari Bakhti Adhayaksa ke-58 Tahun 2018.

Acara tersebut dihadiri oleh Jaksa Agung RI, Bapak H.M Prasetyo bersama para tokoh ulama Indonesia, Ketua MUI Ma’ruf Amin, Ketua Umum Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon (PB MDHW) KH. Musthofa Aqil Siroj dan Wakil Rais ‘Aam PBNU KH Miftahul Akhyar dan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Bapak Raimel Jesaja, SH, MH, turut menghadiri acara tersebut.

Acara dzikir ini merupakan yang terbesar yang pernah dilakukan dan tersebar di seluruh Indonesia yang diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), karena zikir akbar ini bukan hanya di lingkungan Kejaksaan Agung saja namun juga dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia.

Misalnya saja di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, para pegawai yang biasanya mengenakan pakaian kerja, kali ini tampak berbusana muslim lengkap. Sama halnya dengan kejari lainnya di seluruh Indonesia.

Foto Galeri

News Ticker

  • Kejari Jaksel melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jaksel dan dapat diambil pada hari Senin s/d Kamis jam (08.00 - 15.30 Wib)
  • Untuk Hari Jum'at, jam (08.00 - 15.30 Wib) Kejari Jaksel hanya melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor sesuai tanggal pada hari sidang yang ditentukan dalam surat bukti tilang
  • Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang
  • Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui web site Kejari Jaksel pada ruang Konsultasi
  • ISI SITUS BERSIFAT INFORMATIF BUKAN MERUPAKAN LEGAL OPINION DARI KEJAKSAAN R.I. APABILA TERDAPAT DATA ELEKTRONIK BASED YANG BERBEDA DENGAN DATA RESMI PAPER, MAKA YANG MENJADI ACUAN ADALAH DATA RESMI PAPER BASED.