Logo Kejaksaan Kejaksaan Negeri
Jakarta Selatan

SOSIALISASI PROYEK PERUBAHAN QUO VADIS TP4 P/D KEJAKSAAN RI OLEH ASISTEN INTELIJEN KEJATI DKI JAKARTA

Rabu, 16 Mei 2018 15:00:00 | Press Release

Pada hari Rabu, tanggal 16 Mei 2018, telah diselengarakan kegiatan Sosialisasi Proyek Perubahan Quo Vadis TP4 P/D Kejaksaan RI Oleh Asisten Intelijen, Bapak YULIANTO, SH, MH, Asisten Pengawasan, Bapak  BUDI HARTAWAN PANJAITAN, SH., MH, Asisten Tindak Pidana Khusus, Bapak RUDI MARGONO, SH., MH dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang bertempat di di Ruang Rapat Aula kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, dengan dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri, para Kepala Seksi, Kasubagbin, Jaksa Fungsional dan seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Acara tersebut dibuka pada pukul 09.00 WIB, oleh Asisten Intelijen, Bapak YULIANTO, SH, MH, yang kemudian dilanjutkan dengan Sosialisasi Proyek Perubahan Quo Vadis TP4 P/D Kejaksaan RI yang disampaikan secara berturut-turut oleh Para Asisten dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Acara Sosialisasi Proyek Perubahan Quo Vadis TP4 P/D Kejaksaan RI berakhir pada pukul 12.00 Wib, yang dilanjutkan dengan foto bersama.

Foto Galeri

News Ticker

  • Kejari Jaksel melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jaksel dan dapat diambil pada hari Senin s/d Kamis jam (08.00 - 15.30 Wib)
  • Untuk Hari Jum'at, jam (08.00 - 15.30 Wib) Kejari Jaksel hanya melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor sesuai tanggal pada hari sidang yang ditentukan dalam surat bukti tilang
  • Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang
  • Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui web site Kejari Jaksel pada ruang Konsultasi
  • ISI SITUS BERSIFAT INFORMATIF BUKAN MERUPAKAN LEGAL OPINION DARI KEJAKSAAN R.I. APABILA TERDAPAT DATA ELEKTRONIK BASED YANG BERBEDA DENGAN DATA RESMI PAPER, MAKA YANG MENJADI ACUAN ADALAH DATA RESMI PAPER BASED.