Logo Kejaksaan Kejaksaan Negeri
Jakarta Selatan

Kejari Jaksel Menerima Pelimpahan Tersangka Dan Barang Bukti (tahap II) A.N. Tersangka TAURA DENANG SUDIRO Bin TANTO SUDIRO

Kamis, 5 Oktober 2017 12:14:46 | Press Release

Pada hari Kamis tanggal 05 Oktober 2017, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menerima penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) perkara dugaan Psikotropika A.n. Tersangka TAURA DENANG SUDIRO Bin TANTO SUDIRO dari Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Sebagai Jaksa Penuntut Umum yakni Bapak Arya Wicaksana, SH, MH, Ibu Deasy Diah Suryono,SH, MH dan Bapak Herlangga Wisnu, SH.

Tersangka TAURA DENANG SUDIRO Bin TANTO SUDIRO diduga melakukan Tindak Pidana Psikotropika dengan memiliki atau menyimpan 30 butir atau tablet obat jenis Dumolid tanpa izin yang sah dari pihak yang berwenang dalam hal ini Kementrian Kesehatan RI sehingga tersangka dikenakan Pasal 62 UU No. 5 tahun 1997 Tentang Psikotropika atau Kedua Pasal 60 ayat (5) UU No. 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan penelitian, terhadap tersangka TAURA DENANG SUDIRO Bin TANTO SUDIRO tidak dilakukan penahanan, dan Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan akan segera melimpahkan berkas perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk segera disidangkan. 

Foto Galeri

News Ticker

  • Kejari Jaksel melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jaksel dan dapat diambil pada hari Senin s/d Kamis jam (08.00 - 15.30 Wib)
  • Untuk Hari Jum'at, jam (08.00 - 15.30 Wib) Kejari Jaksel hanya melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor sesuai tanggal pada hari sidang yang ditentukan dalam surat bukti tilang
  • Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang
  • Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui web site Kejari Jaksel pada ruang Konsultasi
  • ISI SITUS BERSIFAT INFORMATIF BUKAN MERUPAKAN LEGAL OPINION DARI KEJAKSAAN R.I. APABILA TERDAPAT DATA ELEKTRONIK BASED YANG BERBEDA DENGAN DATA RESMI PAPER, MAKA YANG MENJADI ACUAN ADALAH DATA RESMI PAPER BASED.